IBAN, BIC & SWIFT CODE

Pusing daritadi keliling dunia maya, cari informasi seputaran IBAN. Client saya di Swiss ngotot harus minta Bank yang sudah punya IBAN baru mau transfer pembayaran. Telepon beragam Bank, semua belum ada yang member IBAN. Padahal sebenarnya SWIFT CODE saja sudah cukup untuk melakukan transaksi internasional. Mungkin regulasi baru perbankan Uni Eropa. Kasian lagi deh Bank di Indonesia.

Berikut ini daftar SWIFT CODE untuk bank di Indonesia.

* ABN AMRO Bank: ABNAIDJA
* Hagabank: HAGAIDJA
* Bank Artha Graha: ARTGIDJA
* Bank Bumiputera Indonesia: BUMIIDJA
* Bank Bumi Arta Indonesia: BBAIIDJA
* Bank Buana Indonesia: BBIJIDJA
* Bank Danamon: BDINIDJA
* Bank Mandiri (not Bank Syariah Mandiri): BEIIIDJA
* Bangkok Bank: BKKBIDJA
* Bank Niaga: BNIAIDJA
* Bank Negara Indonesia (BNI): BNINIDJA
* Bank BNP Paribas Indonesia: BNPAIDJA
* Bank Resona Perdania: BPIAIDJA
* Bank Rakyat Indonesia (BRI): BRINIDJA
* Bank Bukopin: BBUKIDJA
* Bank Central Asia (BCA): CENAIDJA
* Deutsche Bank AG: DEUTIDJA
* Bank Mizuho Indonesia: MHCCIDJA
* Hongkong and Shanghai Banking (HSBC): HSBCIDJA
* Bank Internasional Indonesia (BII): IBBKIDJA
* Bank Indonesia: INDOIDJA
* Lippobank: LIPBIDJA
* Bank NISP: NISPIDJA
* Pan Indonesia Bank: PINBIDJA
* Bank Rabobank International Indonesia: RABOIDJA
* Bank UFJ Indonesia (formerly Bank Sanwa Indonesia): SAINIDJA
* Bank Swadesi: SWBAIDJA
* Bank Tabungan Negara (BTN): BTANIDJA
* Bank UOB Indonesia: UOBBIDJA
* Bank Permata: BBBAIDJA
* Bank Maybank Indocorp: MBBEIDJA
* Bank Chinatrust Indonesia: CTCBIDJA
* Woori Bank Indonesia: HVBKIDJA
* Bank Sumitomo Mitsui Indonesia: SUNIIDJA
* Bank Finconesia: FINBIDJA
* Bank OCBC Indonesia: OCBCIDJA
* Bank Kesawan: AWANIDJA
* Bank Commonwealth: BICNIDJA
* Bank Ekonomi Raharja: EKONIDJA
* Bank DBS Indonesia: DBSBIDJA
* Bank CIC International (formerly Bank Century Intervest Corp): CICTIDJA
* Bank Ekspor Indonesia: BEXIIDJA
* Bank Mega: MEGAIDJA
* Bank of China, Jakarta Branch: BKCHIDJA
* Bank Syariah Mandiri (not Bank Mandiri): BSMDIDJA

Update : 12 Agustus 2008

Sehubungan dengan banyaknya komen dan email yang menanyakan tentang IBAN (lagi), saya akan memberikan sedikit penjelasan mengenai IBAN yang saya dapat dari berbagai sumber. Jika Anda tanyakan pada ‘pegawai’ bank mulai dari teller, CS, security sampai cleaning service, tentu tidak banyak yang tahu bahwa bank (tempat mereka bekerja) memiliki IBAN number karena memang bank mereka (bank di Indonesia pada umumnya) tidak memiliki IBAN. Untuk transaksi internasional, bank di Indonesia menggunakan swift code. Namun sayangnya kebanyakan bank di Uni Eropa mewajibkan sesama anggota IBAN untuk melakukan transaksi.

IBAN digunakan perbankan di Uni Eropa yang bertujuan untuk lebih memudahkan transaksi karena masing-masing bank akan mempunyai code unik untuk menghindari kesalahan/error dalam pengeksekusian transaksi.

IBAN terdiri atas : kode negara ISO3166-1alpha-2 + kk + kode domestik bank yang bersangkutan. Contoh IBAN untuk sebuah bank dinegara Andhora : ADkk BBBB SSSS CCCC CCCC CCCC. AD = kode negara untuk Andhora, kk = wajib, BBBB = kode bank, SSSS = sort code, CCCC = rekening bank. Untuk komentar pak Mulyo Suprio utomo dan saya temukan juga ditulis oleh beberapa rekan blogger, bahwa kode IBAN untuk BCA adalah DE51501108006231601664. Jika kita amati kode negaranya adalah DE yang merupakan ISO3166-1 alpha-2 untuk negara Jerman, sedangkan kode negara Indonesia adalah ID. Usut punya usut ternyata kode DE51501108006231601664 adalah IBAN milik bank JPMorgan, Frankfurt yang merupakan bank koresponden BCA untuk mata uang EURO. Jadi bukan IBAN milik BCA, sehingga harus lebih detail menjelaskan pada saat transaksi :

IBAN for BCA with JPMorgan Frankfurt (BIC CHASDEFX) : DE51501108006231601664.

Bagaimana untuk Bank lain ? Jika customer servicenya ngotot bahwa bank mereka tidak menggunakan IBAN, lanjutkan pertanyaan dengan menanyakan “apa bank ini punya bank koresponden di uni eropa? Kalo ada, bisa minta detail bank tersebut, IBAN, BIC, dan Swift Code?” Pasti ada deh. Kalo mereka gak punya data detail bank koresponden nya, tanyakan pada Google. Yang penting bank tersebut berkedudukan di Uni Eropa.

Tidak hanya di Asia saja, namun nasabah perbankan di USA pun sering dibuat bingung dengan regulasi perbankan Uni Eropa tersebut yang kelihatan ingin/ambisius sekali agar EURO menjadi dominasi mata uang dunia. Untuk lebih jelasnya mengenai Iban ini, dapat dibaca disitus PNC.com.

The requirement (IBAN) is mandated for payment origination that is cross border in the European Economic Area. Payments originating outside this region, in areas such as North America or Asia, are not mandated to include an IBAN.

Semoga tulisan ini tidak menjerumuskan. ….kabur ….

37 Responses to IBAN, BIC & SWIFT CODE

  1. Aduh pas banget post ini, saya baru aja mau post blog yang mirip2. Sama saya waktu itu transaksi bisnis di Indonesia, padahal perusahaan terdaftar di Perancis. Supaya mudah pas transaksi pakai duit orangtua dulu – sekarang perusahaan saya mau kirim duit ke ibu saya susah setengah mati. Kasian ibuku :(

  2. Sistem di USA memakai Routing number (setiap bank di USA punya kode tersendiri) kamu cantumkan saja dg jelas kode routing number (jika desy pergi ke bank, klo lewat netbanking mah gak perlu)

    Di Asia kebanyakkan memakai SWIFT/BIC (bank penerima yg ditunjuk artinya dana tersebut larinya langsung ke bank penerima setelah masuk ke Bank penerima , tracking oleh pegawai bank dan dilanjutkan ke account penerima)

    Sedangkan di Eropa memakai sistem IBAN (International Bank Account Number) artinya account penerima yg ditunjuk…artinya dana tersebut larinya langsung masuk ke rek.penerima)

  3. for receive from Europe Banks to Indonesia Banks such as BCA, Mandiri, Lippo is enough just mention (1) SWIFT Code and (2) Account No. of receiver in related Bank of receiver. (Has been prooved, see link below)

    Jadi, buat yang lagi pusing muter2, telp2 bank, ngomel2 ke CS bank Indo ga usah lagi deh. Singkatnya untuk menerima uang dari bank Eropa ke bank Indo seperti bank BCA, Mandiri, Lippo cukup cantumin SWIFT Code dan no rek bank bersangkutan.

    ‘www.axlarry.com/2007/12/15/nerima-duit-dari-eropa-ke-indonesia-gak-perlu-pake-iban/’

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>